Belajar Tak Mengenal Batas Usia…

TarnediBismillah

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Mumpung hari jum’at nih  guys, mumpung yang lain masih pada sibuk kerja dan mumpung masih bisa internetan pake koneksi kantor😀 (kalau saya mah pake modem GSM saja :p ) Saya akan kembali berbagi cerita dan  kisah yang cukup menginspirasi bagi generasi muda.

Bagi sebagian orang (termasuk saya salah satunya), mungkin hal yang paling malas dilakukan di dunia ini adalah belajar. Entah ketika masih dalam usia produktif, apalagi jika sudah memasuki usia yang sudah tergolong tidak produktif lagi. Namun diri ini begitu tercengang ketika mengunjungi sebuah web berita online, yang menceritakan tentang kesungguhan seorang supir Taxi yang sungguh-sungguh ingin belajar bahasa inggris.

Yang lebih mengejutkan lagi, usia dari sang supir sudah tidak lagi muda. Bapak Tarnedi, begitu ditulis oleh web tersebut, sudah berumur setengah abad lebih. Diusianya yang sudah 54 tahun itu, ternyata tidak menyurutkan niat dari beliau untuk terus belajar bahasa inggris.

 “TO ALL PASSANGER PLEASE TALK IN ENGLISH BECAUSE I WANT TO IMPROVE MY ENGLISH. IF YOU DON’T KNOW HOW TO SPEAK ENGLISH IT DOESN’T MATTER. THANK YOU. BEST REGARDS, TARNEDI.”

Begitulah pemberitahuan yang diberikan oleh beliau kepada para penumpangnya. Secarik kertas sengaja beliau tempel di jok depan, menghadap ke arah penumpang di kursi belakang. Sehingga siapapun yang menaiki taxi tersebut dapat langsung membacanya.

Rupanya caranya itu menarik perhatian banyak orang, hingga suatu ketika ada yang merekamnya dan videonya di-upload ke Youtube. Setelah itu simpati bermunculkan dari berbagai pihak. Mereka yang kebetulan menumpang taksinya bahkan memberikan bentuk simpati lain. Seperti ditulis Detik.com, pernah suatu kali ada penumpang yang dengan sukarela memberinya uang Rp500 ribu untuk membeli buku-buku bahasa Inggris.

Setelah membaca artikel tersebut, saya langsung merenungi diri dan coba untuk mengingt-ingat. Di usia yang masih produktif seperti ini, hal apa saja yang sudah saya lakukan demi masa depan kelak..??

Semoga kisah dari Bapak Tarnedi diatas dapat memberikan motivasi bagi kita generasi muda agar tidak lelah dan malas-malasan dalam belajar.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s