Bintang Lain Yang Ada di Timnas U-19

captain tsubasaBismillah

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Pasti masih ingat dong dengan Timnas U-19 kita..?? Selama ini kita menyangka bahwa para pemain Timnas U-19 yang ada sekarang ini sudah sangat bagus dengan kekompakannya. Namun siapa sangka, ternyata ada beberapa nama pemain bintang Timnas yang kemaren tidak ikut serta dalam pelatnas dikarenakan beberapa faktor.Berikut ini akan disampaikan beberapa pemain bintang yang kemarin tidak dapat mengikuti piala AFC dan Pra-Piala asia. (Dikutip dari beberapa sumber)

1. Gavin Kwan Adsit

Gavin Kwan Adsit

Dewibola.com – Saat ini publik mengenal Evan Dimas sebagai kapten dari Timnas Indonesia U-19, namun tahukah Anda siapa kapten Timnas Indonesia U-19 sebelum Evan? Gavin Kwan Adsit adalah nama pemuda yang menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia U-19 sebelum Evan.

Gavin tidak ikut memperkuat Timnas U-19 di ajang Piala AFF dan kualifikasi Piala AFC dikarenakan dirinya mendapat panggilan trial di klub raksasa Rumania, CFR Cluj. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pemain asal Bali ini siap kembali ke skuat Garuda Jaya setelah mendapat ijin dari klubnya.

”Setelah mengalahkan tim AC Milan Junior 2-3, Gavin tidak ikut bergabung di AFF U19 karena dia ditawari trial di CFR Cluj Rumania, dan sekarang kabarnya dia semakin mentereng di sana,” ungkap Evan Dimas.

Pemuda kelahiran Bali ini sudah menjabat kapten tim mulai dari Timnas Indonesia U17. Dengan kepemimpinan Gavin, Timnas U17 berhasil menjuarai sebuah kompetisi yang diadakan oleh AC Milan Junior. (sdm/yrc)
http://www.dewibola.com/tim_nasional…ya-352278.html

Sejatinya, Gavin sudah banyak mendapatkan sorotan dari beberapa tim Italia dan Inggris. Menurut laman IndonesianTalent.net, Gavin terkendala masalah administrasi. “Saya bisa bermain di Hungaria dan Rumania juga beberapa negara lain yang tidak termasuk negara Uni Eropa,” kata Gavin.

Jika berhasil mendapatkan visa kerja selama 12 bulan, maka Gavin akan bisa bermain di negara Eropa manapun yang dia tuju. Di sisi lain, karena hendak menuju Rumania, posisi Gavin dari timnas U-19 akan digantikan oleh pemain lainnya.
http://www.radarsorong.com/index.php…etail&id=13997

2. Sabeq Fahmi Fahrezy

Sabeq Fahmi Fahrezy

Dewibola.com – Mungkin hanya segelintir orang saja yang pernah mengenal atau mendengar nama Sabeq Fahmi Fahrezy. Sabeq adalah punggawa Timnas Indonesia U-17 yang menjuarai kompetisi di Hongkong pada 2012 silam.

Di tim tersebut, tergabung pula Evan Dimas dan Gavin Kwan Adsit yang kala itu menjabat sebagai kapten tim. Namun akibat mendapat cedera, posisi Sabeq digantikan oleh Ilham Udin Armaiyn yang ternyata tampil tak kalah garang dari Sabeq.

Di Timnas Indonesia U17 hingga U19, Sabeq Fahmi Fahrezy dikenal sebagai predator ganas yang haus gol. Ia pernah mencetak 12 gol dalam satu pertandingan, yaitu saat Timnas Indonesia U19 membumihanguskan Pakistan dengan skor 25-0. Sabeq juga termasuk dalam skuat Timnas Indonesia U19 yang menjuarai kompetisi AC Milan Junior.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa Sabeq sudah mulai melakukan latihan ringan dan bakal segera kembali ke skuat Garuda Jaya.
http://sidomi.com/228641/sabeq-fahmi…di-timnas-u19/

3. Mariando Djonak Uropmabin

Mariando Djonak Uropmabin

Seputar Timnas – Jika kita perhatikan, pada Timnas U-19 yang lalu tidak terdapat anak Papua saat menjuarai AFF Cup U-19 2013 dan berjaya di Kualifikasi AFC Cup U-19 2014.

Namun, sebenarnya Timnas U-19 punya talenta berbakat dari tanah Papua. Ia bernama Mariando Djonak Uropmabin, yang terpilih menjadi pemain terbaik saat tim Garuda Jaya meraih juara HKFA Youth Invitation Tournament di Hongkong pada awal tahun 2013 lalu.

Saat itu, Mariando Djonak Uropmabin yang masih tergabung di Timnas Indonesia U-18 menjadi pemain terbaik HKFA Youth Invitation Tournament 2013 bersama sang kapten Gavin Kwan Adsit. Namun sayang, Mariando Djonak Uropmabin gagal lolos seleksi Timnas Indonesia U19 untuk Kualifikasi AFF Cup U-19 2013 karena alasan kesehatan.

Aksi Mariando Djonak Uropmabin saat berhadapan dengan Malayasia di HKFA
Talenta pemain kelahiran Pegunungan Bintang, Papua, tanggal 26 September 1995 in mulai tampak saat memperkuat tim sepakbola Papua di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2012 silam. Aksinya yang memikat membuat pelatih Indra Sjafri merekrutnya untuk bergabung di skuat Garuda Muda.

Selain di HKFA Youth Invitation Tournament, Mariando Djonak Uropmabin juga memperkuat Timnas Indonesia U-18 saat berlaga di sebuah turnamen internasional di Iran di mana Garuda Jaya menghabisi Pakistan dengan skor besar 25-0.

Meskipun tidak berada di skuat Garuda Muda saat menjuarai AFF Cup U-19 2013 dan di Kualifikasi AFC Cup U-19 2014, namun Mariando Djonak Uropmabin untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia U19 masih sangat terbuka.

Bersama Gavin Kwan Adsit, Sabeq Fahmi Fahrezy, dan sejumlah pemain lainnya yang sempat “menghilang”, Mariando Djonak Uropmabin sangat pantas kembali ke pelukan Garuda Jaya.
http://www.seputartimnas.com/2013/10…ng-pemain.html

4. Djali Ibrahim

djali ibrahim

Salah satu nama yang selama tidak begitu dikenal di Timnas U-19 adalah Djali Ibrahim. Djali Ibrahim sendiri merupakan salah satu pemuda asal Ternate, yang berarti sekampung halaman dengan pemain sayap Ilham Udin Armayin. Dia adalah salah satu pencetak gol Indonesia ke gawang Arab Saudi pada saat laga uji Coba Timnas beberapa bulan silam. Saat itu, Indonesia sendiri mampu membantai Arab Saudi dengan skor 1-2.

Namun, kenapa striker Timnas U-19 ini tidak hadir pada saat laga AFF dan Kualifikasi AFC kemaren? Ternyata Djali Ibrahim sendiri tersingkir dari Timnas U-19 untuk menghadapi kejuaraan AFF dan Kualifikasi AFC karena dirinya saat itu terkena Usus Buntu.

Sakitnya Djali Ibrahim sendiri sempat membuat Indra Sjafri kebingungan. Pasalnya pelatih asal pulau Sumatera ini mengaku sangat membutuhkan jasa striker asal Ternate tersebut. Setidaknya untuk menjalani dua kompetisi penting Timnas U-19 yang kemaren.

“Padahal saya membutuhkan tenaganya di tim,” tutur Indra Sjafri saat itu, seperti dikutip dari Sidomi.

Nah, setelah lama menghilang dari Timnas U-19 Indonesia, sekarang Djali Ibrahim sudah dikabarkan pulih dan sembuh 100 persen dari penyakit yang dideritanya tersebut. Tidak hanya Djali Ibrahim namun salah satu pilar lainnya yang juga sembuh dari cidera adalah Sabeq Fahmi Fahrezy dan tentunya pulihnya keduanya dari cidera dan penyakit tersebut dapat kembali menjadi amunisi terbaik Timnas Indonesia U-19.

Apakah pelatih Indra Sjafri akan kembali mengkutsertakan Djali Ibrahim dan Sabeq Fahmi Fahrezy ke skuatnya yang sedang dipersiapkan untuk berlaga di putaran final AFC U-19 2014 di Myanmar mendatang?

“Kita lihat nanti. Kita harus lihat dulu kondisi terakhir mereka,” ucap Indra Sjafri.

Saat ini, skuat Timnas Indonesia U19 sedang menjalani pemusatan latihan di Kompleks Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta. Evan Dimas dan kawan-kawan diharapkan bisa fokus dan mempersembahkan yang terbaik saat bertarung di putaran final AFC Cup U-19 2014 tahun depan.
http://sidomi.com/230297/djali-ibrah…-asal-ternate/

Gimana guys setelah membaca artikel diatas. Kalau dicermati secara seksama, sepertinya kita sedang mengikuti serial anime Kapten Tsubasa yah😀 ada yang cidera, ada yang mengikuti pelatihan tim luar, dan sebagainya. Biar bagaimana pun, kita wajib mendukung Timnas kebanggan kita ini agar dapat bersinar di tingkat Asia maupun dunia.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Sumber : kaskus

Komentar ditutup.