Sejarah Cosplay

cosplayBismillah

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Hallo guys. Pernah lihat orang dengan tampilan unik seperti tokoh yang ada di kartun atau serial action..?? Taukah disebuat apa mereka..?? Nah, pada artikel kali ini infokopas akan mengulas sedikit tentang sejarah dari cosplay itu sendiri. Cekibrot…

Cosplay (コスプレ dibaca Kosupure) adalah istilah dalam bahasa Inggris tetapi di remake menjadi khas buatan Jepang (wasei-eigo/bahasa inggirs buatan Jepang) yang berasal dari gabungan kata “costume” yang berarti kostum dan “play” yang berarti bermain.

Cosplay adalah sebuah hobi yang berkegiatan dengan mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan oleh tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, game, penyanyi dan musisi idola, dan film. Para pelaku Cosplay biasa disebut Cosplayer, namun Cosplayer sering disingkat menjadi layer oleh pada Cosplayer.

incredible-arkham-city-cosplay

Sejak tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah (semacam pertemuan fiksi ilmiah). Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Wars, Batman, Iron Man dan masih banyak lainnya. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween, Paskah dan juga Tahun Baru. Hal tersebut sampai ke Jepang pada tahun 1970-an dalam bentuk acara costume show.

Baru pada tahun 1978, peragaan cosplay pertama kali diadakan di Jepang di daerah Ashinoko, Prefektur Kanagawa. Banyak orang yang menyebutkan bahwa Cosplay pertama di Jepang adalah kostum dari tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Namun sebenarnya kostum cosplay pertama adalah kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Karena karakter tersebut terlihat seperti Triton of the Sea karya Osamu Tezuka, maka media massa pun akhirnya sering menulis kostum Triton of the Sea lah kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang.

Lalu, kontes cosplay akhirnya dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Batman, Spiderman, Atom Boy, dan ada juga yang mengenakan kostum tokoh dalam Toki o Kakeru Shōjo (sebuah novel bahasa Jepang karya Yasutaka Tsutsui yang diterbitkan pada tahun 1967. Novel ini bercerita tentang gadis bernama Kazuko Yoshiyama yang secara tidak sengaja memperoleh kemampuan untuk melakukan perjalanan waktu.) Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran dōjinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.

Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah mengenal istilah cosplay dan menjadi seorang cosplayer. Minky Yasu sering menggunakan kostum Minky Momo (anime yang bercerita tentang seorang anak perempuan yang bisa berubah menjadi dewasa) dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan oleh Radio Tōkai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama pun mulai mengadakan kontes kostum. Sejak tahun 1989 sampai tahun 1995, tv asahi menayangkan ranking cosplay terpopuler diJepang dalam acara Hanakin Data Land.

super_sailor_moon_cosplay

Liputan pertama yang berhubungan dengan cosplay dilakukan oleh majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus tahun 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut “Tominoko-zoku” sedang ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum dari anime Gundam. Kelompok tersebut dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (yaitu kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah “Tominoko-zoku” diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Pada saat itu, artikel tentang Tominoko-zoku dibuat hanya untuk mencari sensasi belaka, akan tetapi artikel tersebut membuat istilah cosplay menjadi umum dikalangan para otaku/pencinta anime.

Sejak tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay sudah menjadi sesuatu hal yang sangat mudah dilakukan. Pada saat itu banyak sekali anime yang menggunkan penampilan yang standar seperti nobita dan kawan kawan yang hanya menggunakan kaos dan clana pendek, lalu kapten tsubasa yang juga menggunakan t-shirt dan clana pendek+bola sepak, lalu ada juga yang sedikit lebih sulit, yaitu kostum dragon ball yang saat itu juga cukup populer. Kegiatan cosplay mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer fotografer amatir atau disebut juga sebagai kamera-kozo yang senang memotret para cosplayer yang sedang bercosplay ria.

Buzz-Lightyear-Cosplay

Cosplay dibagi menjadi beberapa jenis:

  1. Cosplay anime/manga.
    Cosplay yang berasal dari anime maupun manga dan doujinshi. Meskipun hal ini dilakukan di Jepang, akan tetapi banyak juga Cosplay yang menggunakan kostum dari manhwa/komik Korea dan juga komik komik dari Amerika.
  2. Cosplay Original.
    Cosplay yang benar-benar original tidak ada di anime, tokusatsu dan lainnya. Atau memiliki dasar yang sama seperti tokoh game Kingdom heart misalnya: Sora dan Riku (Kingdom Heart).
  3. Cosplay Tokusatsu.
    Cosplay yang berasal atau mengambil karakter di film tokusatsu (istilah dalam bahasa Jepang untuk special effects dan seringkali digunakan untuk menyebut film sci-fi/fantasi/horor live-action produksi Jepang). Biasanya kostum yang sering digunakan Cosplayer Tokusatsu adalah kostum Kamen Rider.
  4. Cosplay Game.
    Cosplay yang berlandaskan karakter karakter dari sebuah game, contohnya adalah Cloud (Final Fantasy 7), Dante (Devil My Cry), Jin (Tekken) dan masih banyak lagi yang lainnya.
  5. Cosplay Gothic.
    Cosplay yang mengambil tema dan karakter yang bernuansa gelap atau Gothic. Biasanya digabung dengan Lolita. Contohnya: Misa Amane (Death Note) dan masih banyak lagi yang lainnya.
  6. Harajuku Style.
    Beberapa cosplayer sering menduga Harajuku style adalah bagian dari cosplay. Beberapa Harajuku style muncul di manga/anime.

Bagi yang menyukai dunia cosplay dan ingin coba-coba atauingin melihat para cosplayer beraksi, kalian bisa mendatangi acara berikut ini:

  1. Gelar Jepang.
    Biasanya sering diselenggarakan di Universitas, Universitas yang saya tau sering menyelenggarakannya adalah UI dan UNJ
  2. Bunkasai.
    Bunkasai sekarang sering sekali diadakan diSMA, diMall, Universitas dan juga ditempat yang sudah ditentukan.
  3. Hellofest.
    Tempatnya ditentukan oleh pihak penyelenggara, jadi kalo ingin datang keacara Hellofest harus sering sering cari informasi tentang acara tersebut
  4. Animonster Event.
    Event yang disponsori oleh Animonster, biasanya ada acara lomba cosplay juga didalamnya.

Nah, gimana guys..?? Tertarik untuk tampil sebagai cosplayer..?? Semoga artikel ini bermanfaat yah… Selamat berakhir pekan🙂

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

sumber : wikipedia & google

Komentar ditutup.